You are currently viewing T50 Summit 2026 Mengungkap Peta Industri Alat Berat Global

T50 Summit 2026 Mengungkap Peta Industri Alat Berat Global

Industri alat berat global kembali menjadikan Jakarta sebagai titik temu melalui T50 Summit Indonesia Forum 2026 yang digelar di Shangri-La Hotel Jakarta. Forum ini mempertemukan pemangku kepentingan industri konstruksi, pertambangan, dan alat berat untuk membahas perkembangan pasar serta arah industri ke depan.

T50 Summit Indonesia Forum merupakan bagian dari rangkaian T50 Summit of World Construction Machinery Industry. Forum tersebut untuk kedua kalinya diselenggarakan di Indonesia.

Sejak didirikan pada 2011, T50 Summit berkembang menjadi salah satu forum industri konstruksi dan pertambangan global. Setiap tahun, forum ini menyusun sejumlah pemeringkatan, antara lain World Top 50 Construction Machinery Manufacturers dan World Top 50 Mining Machinery Manufacturers.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, T50 Summit mengumumkan 10 perusahaan lifting teratas di Indonesia dan Asia Tenggara 2026. Sekretaris Jenderal T50 Summit Jack Zhang mengatakan, pemeringkatan tersebut menggunakan T50 Lift Index dengan metodologi yang diperkaya intelijen pasar lokal.

Menurut dia, pendekatan tersebut ditujukan untuk mencerminkan posisi perusahaan di pasar lifting regional. Daftar 10 perusahaan lifting teratas Asia Tenggara mencakup perusahaan di sektor derek dan transportasi, dengan peserta yang berasal dari Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Forum tersebut juga mengumumkan daftar 50 produsen mesin pertambangan terbesar dunia. Perusahaan-perusahaan itu mencatatkan total pendapatan US$74,29 miliar dari bisnis pertambangan, penggalian, dan pengolahan material.

Sebanyak 50 perusahaan tersebut berasal dari 17 negara. Amerika Serikat menyumbang 11 perusahaan, sedangkan China 10 perusahaan.

Komatsu dan Caterpillar masih memimpin pemeringkatan, disusul Sandvik, Epiroc, dan Metso yang melengkapi lima besar.

Hitachi Construction Machinery-LANDCROS, Volvo, FLSmidth, Weir Group, dan Liebherr melengkapi posisi 10 besar. Kelompok tersebut mencatatkan total pendapatan US$57,72 miliar atau 77,7% dari total pendapatan 50 perusahaan.

XCMG, SANY, dan LGMG masuk dalam 20 besar. Sementara itu, ZOOMLION, SHANTUI, dan FAMBITION berada dalam daftar 50 besar.

T50 Summit Indonesia Forum 2026 turut memberikan Indonesia Product of the Year 2026 Awards kepada delapan produk dari XCMG, Komatsu, SANY, LGMG, Shantui, Epiroc, FAMBITION, dan Potain.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain kepemimpinan pasar, inovasi, keberlanjutan, dan nilai bagi pelanggan.

Jakarta kembali ditetapkan sebagai tuan rumah T50 Summit Indonesia Forum 2027. Selain itu, T50 Summit akan memperluas jangkauan penyelenggaraan ke Arab Saudi pada Mei 2027.

Teguh Sri Pambudi

Editor

https://swa.co.id/read/477608/t50-summit-2026-mengungkap-peta-industri-alat-berat-global?preview=e3q2z9dwqk7p4zdv5p7y